7 Ribu Petugas Pemilu Berau Terlindungi, Kartu BPJS Ketenagakerjaan Diserahkan dalam Simbolis Penyerahan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Budi Hariyanto mengumumkan bahwa petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS) telah berhasil didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan melalui anggaran provinsi.

 

Katanya, lebih dari 7 ribu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Berau juga telah dianggarkan melalui Pemerintah Daerah.

 

Untuk itu, penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hari ini menandai langkah nyata dalam melindungi hak-hak kesejahteraan petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 

Diketahui, meskipun harapan kita adalah agar semua petugas tetap aman, Budi Hariyanto mengingatkan tentang pengalaman pahit pada 2019, di mana beberapa petugas meninggal dunia.

 

"Langkah-langkah keamanan telah dijamin melalui mekanisme yang belum dijelaskan secara detail," tutur Budi, Selasa (13/2/2024).

 

Selain itu, khusus untuk petugas KPPS, batasan usia telah diterapkan, dengan persyaratan usia maksimal 50 tahun dan minimal 17 tahun. Sebuah langkah proaktif untuk mencegah risiko kesehatan, mengingat pengalaman tahun 2019 di mana sebagian besar petugas yang meninggal berusia sekitar 60 tahun dengan penyakit bawaan tertentu.

 

Sejak awal, petugas diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang melibatkan pengukuran gula darah, kolesterol, dan asam urat.

 

Budi Hariyanto menyampaikan keyakinan bahwa dengan langkah-langkah pencegahan ini, petugas pemilu di Berau dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan sehat hingga selesai.

"Semoga upaya ini menjadi langkah positif dalam memastikan kesejahteraan para penyelenggara demokrasi di tingkat basis," tutup Budi. (Sep/Nad)